Lab Covid -19 Berdiri di Surabaya, Denny Siregar Sindir Anies: Jadi Juga dengan Diam-Diam

Posted on
Gabung sekarang yuk di grup

Pegiat media sosial (Medsos) Denny Siregar menyindir Gubernur DKI Jakarta, terkait rencana pembangunan labotarium Covid -19. Menurut Denny, akhirnya tanpa publikasi Surabaya malah lebih dulu membuat labotarium serupa.

Hal itu diungkapkan Denny lewat akun resminya @Dennysiregar7 seperti dilansir di Jakarta, Senin (11/5/2020).

“Dahsyat, pak @aniesbaswedan akhirnya laboratorium itu jadi juga dengan diam-diam..

Ayo, bong.. Silahkan kecewa !,” tulis Denny Siregar.

Seperti diketahui, Berbagai teknologi pengujian dan pemeriksaan penyakit COVID-19 telah dikembangkan di Indonesia. Dalam waktu dekat Indonesia akan memiliki Laboratorium Biomolekuler PCR.

Laboratorium itu merupakan milik RS PHC anak perusahaan Pelindo III. Laboratorium Biomolekuler PCR itu berfungsi untuk melakukan uji laboratorium virus COVID-19 melalui metode swab test dengan kapasitas hingga 500 test per day.

Peresmian pengoperasian Laboratorium Biomolekuler PCR milik RS PHC ditandai dengan pengecekan laboratorium yang dilakukan Menteri BUMN Erick Thohir di RS PHC pada Sabtu (9/5/2020) kemarin.

Dalam kunjungannya Erick Thohir yang didampingi Direktur Utama Pelindo III Doso Agung dan Direktur Utama RS PHC Abdul Rofid Fanany memastikan seluruh peralatan laboratorium tersebut bisa bekerja dengan baik sehingga bisa dimaksimalkan untuk penanganan COVID-19 khususnya di Surabaya.

Erick menuturkan, keberadaan Laboratorium Biomolekuler PCR di tengah pandemi seperti ini memberikan manfaat besar. Sebab Laboratorium Biomolekuler PCR milik RS PHC ini bisa digunakan untuk pemeriksaan COVID-19.

“Dua hal yang bagus bahwa setelah COVID-19 berakhir yang tentunya kita sama-sama berdoa agar cepat selesai, fasilitas ini juga bisa buat untuk TBC di mana Jawa Timur penderita TBC yang masih tinggi,” tuturnya dilansir dari keterangan tertulis beberapa waktu lalu.

Jangan Lupa share