Jokowi Larang Warga Mudik, PKS: Kok TKA China Boleh Masuk Indonesia?

Posted on

Sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran virus corona, Presiden Joko Widodo atau Jokowi akhirnya resmi melarang seluruh masyarakat Indonesia mudik saat Lebaran. Sebab, berdasarkan data yang dihimpun Kementerian Perhubungan, masih ada 27 persen masyarakat yang bersikeras tetap pulang ke kampung halaman.

“Setelah larangan mudik bagi ASN, TNI-Polri dan pegawai BUMN sudah kita lakukan pada minggu yang lalu, pada rapat hari ini saya ingin menyampaikan juga bahwa mudik semuanya akan kita larang,” terang Jokowi saat memimpin rapat terbatas, beberapa waktu lalu.

Selain imbauan, pemerintah juga telah menyiapkan sanksi bagi kalangan yang nekat melanggar aturan. Itulah mengapa, bukan hanya karena virus, banyak masyarakat takut mudik lantaran hukum yang mengancam. Bahkan, untuk menghindari hal tersebut, tak sedikit dari mereka melakukan upaya kucing-kucingan supaya tak ketahuan pihak keamanan.

Komisi III DPR RI dari Partai Keadilan Sosial atau PKS, Nasir Djamil menilai keputusan pemerintah melarang masyarakat pulang ke kampung halaman merupakan tindakan yang tegas. Namun, ketegasan yang sama tak terlihat ketika ada Warga Negara Asing berniat masuk ke Indonesia.

“Pemerintah tegas melarang masyarakat untuk mudik di tengah pandemi Covid-19. Sama rakyat sendiri berani bilang jangan mudik, bahkan sampai disetop dan disuruh putar balik. Tapi sama TKA (Tenga Kerja Asing) China kok pemerintah keder alias takut?” tulisnya melalui akun Instagram pribadi, dikutip Jumat 1 Mei 2020.

Lebih jauh, dirinya berkesimpulan, kurang tegasnya pemerintah terhadap WNA membuat masyarakat menjadi hilang kepercayaan.

“Kalau sudah begini, akhirnya jangan salahkan rakyat jika mereka menilai pemerintah yang berkuasa saat ini lebih kejam sama anak kandung ketimbang dengan orang lain yang beda asal-usul dan kewarganegaraannya,” kata dia.

Sebelumnya, ada 500 TKA asal China yang diberitakan bakal masuk Indonesia. Rencananya, mereka akan ditempatkan di dua perusahaan tambang nikel di Sulawesi Tenggara, yakni PT Virtue Dragon Nickel Industry dan PT Obsidian Stainless Steel.

Artikel Asli>

Jangan Lupa share