Banyak yang Masih Percaya, Ini 5 Mitos tentang Kucing, Salah Satunya Kucing Suka Minum Susu

Posted on

Siapa yang sering mendengar bahwa kucing suka minum susu? Ternyata itu termasuk mitos tentang kucing, lo!

Faktanya, kucing bisa memiliki intoleransi pada laktosa dalam susu dan tidak bisa mencerna susu.

Masih ada banyak mitos tentang kucing yang dipercayai banyak orang, nih.

Science Insider merangkumnya dalam wawancara dengan dokter hewan Dr. Carly Fox dan Dr. Ann Hohenhaus. Yuk, kita cari tahu beberapa mitos tentang kucing dan faktanya!

Mitos-Mitos tentang Kucing

1. Kucing Suka Minum Susu

Banyak orang mempercayai bahwa kucing suka minum susu. Mungkin, karena hal ini banyak digambarkan di kartun dengan karakter kucing, atau kucing terlihat suka menjilati susu di mangkuk. Hihi…

Menurut Dr. Carly Fox, semakin dewasa, kucing memiliki kondisi intoleransi laktosa, sehingga pencernaannya tidak bisa mencerna susu.

Saat masih anak-anak, kucing masih memiliki enzim laktase yang membantu pencernaannya mencerna susu. Ini karena mereka masih minum susu dari induknya.

Namun, lama-kelamaan enzim itu tidak diproduksi lagi, sehingga ia tak lagi bisa mencerna susu.

Jika kucing dewasa minum susu, ini justru berpotensi membuatnya mengalami gangguan pencernaan.

Tapi, ada juga susu khusus kucing yang bebas laktosa, yang dijual di toko hewan peliharaan.

2. Kucing Hewan Nokturnal

Hewan nokturnal adalah hewan yang beraktivitas di malam hari, teman-teman.

Kucing sering dikira termasuk hewan nokturnal. Padahal, faktanya kucing bisa tidur sepanjang hari, rata-rata 15 jam. Bahkan, ia bisa tidur sampai 23 jam sehari.

Kucing sebenarnya adalah hewan crepuscular, atau hewan yang aktif pada waktu sebelum matahari terbit (subuh) dan sebelum matahari terbenam (senja).

Di alam liar, pada waktu itulah mereka berburu makanan.

3. Kucing Bisa Melihat di Tempat yang Benar-Benar Gelap

Kucing memiliki kemampuan penglihatan malam hari yang sangat baik, meskipun ia bukan hewan nokturnal.

Bahkan, mata kucing bisa terlihat bersinar di malam hari, jika terkena lampu.

Ini karena di matanya ada jaringan tapetum lucidum, yang memantulkan cahaya yang tidak diserap oleh retina.

Organ ini membantunya melihat lebih baik dalam kondisi gelap.

Meski begitu, kucing tidak bisa melihat jika ia berada di tempat yang benar-benar gelap tanpa cahaya.

Karena untuk bisa melihat, kucing masih membutuhkan bantuan cahaya yang masuk ke matanya.

4. Kucing dan Anjing Tidak Akur

Yang satu ini juga mitos, nih, teman-teman. Ada banyak orang yang bisa memelihara anjing dan kucing di satu rumah, kok.

Sebenarnya, kucing dan anjing bisa akur, ini tergantung pada sifat masing-masing anjing dan kucing.

Yap, seperti manusia, anjing dan kucing pun punya sifatnya masing-masing. Jadi, bisa saja anjing dan kucing tetap bisa berteman jika keduanya tidak merasa terancam atau merasa nyaman dengan keberadaan satu sama lain.

5. Kucing yang Mendengkur Artinya Sedang Senang

Mungkin kamu pernah melihat kucing mendengkur (purring) saat ia dielus kepalanya. Banyak orang mengartikan perilaku ini menunjukkan kucing sedang senang.

Namun, menurut dokte hewan, dengkuran kucing itu bisa memiliki banyak arti.

Meski kucing yang mendengkur dikaitkan dengan perasaannya yang merasa aman atau nyaman, kucing juga bisa mendengkur karena penyebab lainnya, misalnya ketika ia gugup, lapar, atau takut.

Artikel Asli>

Jangan Lupa share